2. Nila mendapati pacarnya berselingkuh. Nila mengebirinya (ini juga temanya bebas.)
3. Jaka Tarub mencuri kain 7 bidadari. Saat para bidadari kebingungan, ia membuka lapak jualan kain (TEMA: REMAKE/MODIFIKASI DONGENG. Yang ini diedit. Seharusnya setelah kata "kebingungan" ditambah "mencari kain mereka")
4. Setelah mencium Putri Tidur, Pangeran bergegas ke hutan untuk mencium Putri Salju (tema: idem)
5. Keseringan nge-tweet, rayuannya tak pernah lebih dari 140 karakter. (tema: CINTA)
6. Dinyatakan lulus, Joni mewujudkan sumpahnya. Membakar sekolah. (tema: LULUS. one of my favorites. Udah dikembangin jadi cerpen juga =D)
7. Ia kecewa. Yang masuk majalah hanya pohon jambunya. (tema: MAJALAH)
8. Satu desa heboh. Dukun ahli penangkal kesurupan, sekarang kesurupan (tema: KESURUPAN)
9. Saat fiksimininya di-RT @fiksimini ia tak tahu. Pulsanya pas habis (tema: PULSA HABIS. Kasian bgt kalo ada kejadian gini --')
10. Ke mana-mana Arya bawa kaca pembesar. Akibat tidak kesampaian jadi detektif (tema: DETEKTIF)
11. Detektif dalam buku cerita itu keluar untuk mengusut kasus pembunuhan pengarangnya (tema: DETEKTIF -- agak kaget pas di-RT karena yang tema-tema sebelumnya udah lumayan sering cerita model gini keluar)
12. Krn kamu mirip dgn pacarku dulu, yg bisa aku berikan cuma sesuatu yang mirip cinta (tema: MIRIP)
13. Dia mirip Brad Pitt. Hanya saja aku tak suka Brad Pitt. Jadi kami batal menikah (tema: idem)
14. Ya ampun, aku rindu masa laluku. Saat aku belum menikah dan tubuhku belum penuh lebam (tema: MASA LALU. ini juga favoritku)
15. Seluruh bagian tubuh wanita itu asli. Kecuali hatinya (tema: ASLI)
16. Malam ini kuman terkontaminasi dirinya sendiri (tema: KUMAN)
17. "Sayang, aku tidak selurus yang kamu duga""Kalau begitu ayo kutemani ke salon" (tema: LURUS)
18. SEDIA: jasa rebonding hidup. Hidup jadi lebih lurus dan lebih indah. Silakan DM bila berminat. (tema: idem)
19. Kata Ayah ikutilah jalan yg lurus. Tapi sekarang aku malah menemui jalan buntu. (tema: idem)
20. Di Negeri Serba Aneh,yang lurus dibuat melenceng, dan yang melenceng dibuat lurus (tema: idem. Familiar dgn situasi di Negeri Serba Aneh? *evil grin*)
21. Ingin tahu rasanya masuk TV, ia minta diculik (tema: CULIK. ini temanya gue yang ngusulin dan baru disetujuin setelah 3 hari hahaha)
22. Setiap ada pemain yg bertengkar,wasit mengetuk2kan palu. Ia dulu mantan hakim (tema: WASIT. ini juga usulan gue)
23. Wasit itu tidak mengistimewakan tuan rumah. Akibatnya ia tidak dibayar. (tema: idem)
24. Wasit itu diperiksa gara-gara memberi kartu merah pada seluruh pemain (tema: idem. Ini terinspirasi dari kartu merah Miroslav Klose)
25. Seorang gadis dibunuh teman2nya. Senjatanya berupa ejekan dan celaan. (tema: PEMBUNUHAN. ini juga gue suka banget krn gue ngerasa ini "nyentil" banget)
26. Kasus pembunuhan itu tidak terpecahkan sebelum roh korban bangkit memberi kesaksian (tema: idem)
27. Ia mati terbunuh cintanya sendiri. Pacarnya lari (tema: idem. Terbunuh cinta trus pacar lari, atau pacar lari trus terbunuh cinta? You decide!)
28. "Ada pesan terakhir?" "Tolong pecat algojo itu" (tema: PESAN. yang minta algojo dipecat itu terdakwa atau...?)
29. Pesanku tersampaikan dgn sukses. Ia bunuh diri. (tema: idem)
30. "Jual sedotan?""Iya. Sejam 200.000 aja, boleh nego" (tema: SEDOTAN)
31. Aku tak lagi takut pada ibu tiriku, sejak ia sering mengendap masuk ke kamarku. (tema: IBU TIRI)
32. Kemarin aku dan ibu tiriku menyingkirkan Ayah. Sekarang kami harus saling bunuh (tema: idem)
33. Ibu tiriku kini gila. Gara2 tiap malam aku mengganggunya, sejak ia membunuhku (tema: idem. NAH LHO!)
34. Satpol PP datang. Kupikir ia mau membubarkan kami. Oh dia mau transaksi toh... (tema: BUBAR. gue rasa banyak interpretasi yang muncul baca nih fiksimini >:D)
35. Aku terpaksa makan dia. Hanya dia yang tersedia. (tema: TERPAKSA. siapa 'dia'?)
36. Rinduku gagal tersampaikan. Prangkonya kurang. (tema: RINDU)
37. Aku rindu dipenjara. Banyak ilmu yang kudapat di sana (tema: idem)
38. Kemarin pungguk mati. Hari ini gantian bulan yang rindu (tema: idem)
39. Ia mendesakku menguruskan badan. Aku mendesaknya cepat kerja (tema: TERDESAK)
40. Ia tak pernah lari walaupun terdesak. Ia langsung membunuh (tema: idem. gue agak bingung ini di-RT soalnya ini asal banget)
41. "Saat terdesak, injak kakinya!" begitu instruksi pak pelatih (tema: idem. Inspirasi dari World Cup yang banyak dipenuhi insiden injak-menginjak)
42. Kuliah sangat membosankan sampai aku berteriak "KEBAKARAN!" (tema: BOSAN. sumpah ini jangan ditiru!)
43. Terlalu sering diingkari, janji pergi mencari rumah baru (tema: JANJI)
44. Garam habis. Kupakai janji2 suamiku sebagai penyedap masakanku. (tema: idem. Maksud fiksimini ini adalah "MAKAN TUH JANJI!" hehehe)
45. Rasa penasaran membunuhnya. Gara2 membuntuti istri mafia. (tema: PENASARAN)
46. Belum sempat menginjak lantai surga, malaikat mendatangiku. "Maaf kami salah data. Tempat ada di sebelah" (tema: SEMPAT. amit-amit...)
47. Lukanya tak hilang walau dicuci berkali-kali. Akhirnya kupakai pemutih baju untuk menyamarkannya. (tema: LUKA)
48. Saat bangun, tiba-tiba ia sudah kawin (tema: TIBA-TIBA. O_o)
49. Rasa bibirmu ketinggalan di bibirku. Kukembalikan ya. (tema: KETINGGALAN)
50. Buku kumpulan puisi cinta karya pujangga itu sungguh memikat. Semua orang berlomba melamar buku tersebut (tema: PUJANGGA)
51. PASCA UJIAN. "Tadi no.5 bener A kan?""sebenernya gue jawab C. Itu yang bener" (tema: KHIANAT. liat yg ditulis kapital? itu judulnya, karena tema ini merupakan awal Fiksimini yang diberi judul)
52. PADA SEBUAH TRAFFIC-JAM. Diperlakukan kasar oleh pengelola, lampu lalu-lintas bertindak sesuka hati (tema: idem)
53. CEMBURU AKUT. Bulan purnama berkhianat padaku. Ia muncul saat aku akan melamar Lisa (tema: idem. Terinspirasi dari Thomas Mueller dan Lisa Trede ;D)
54. TUKAR PERAN. Bu Guru disetrap, anak murid yg menerangkan (tema: DIAM)
55. TANGISAN PAGI sial! Batal deh niatku membuang bayi ini! (tema: RENCANA)
56. BARANG BUKTI. Mata mayat itu hilang,supaya pembunuhnya tak ketahuan (tema: MATA)
57. JATUH CINTA. IA menulis dongengnya dgn tinta pink,kertasnya berukirkan lambang hati (tema: DONGENG)
58. KOTAK BEKAL. Titik2 air membasahi tutupnya. Aku mafhum, itu pasti sisa peluh ibu (tema: BASAH)
59. FRUSTRASI kalah terus, ia ganti aturan main: dadu dikocok dan kartu dilempar (tema: JUDI)
60. MUNTAH-MUNTAH. Yg keluar adalah semua keinginannya yg terpendam. (tema: INGIN)

Saya ngefans banget sama timnas Jerman. Dari jaman SMP kelas 1 pas lagi nonton Piala Dunia saat mereka membantai Arab Saudi dengan skor 8-0. Saya tahu, waktu itu mereka menang karena kebetulan lawannya yang, ehm, di bawah merekalah kualitasnya. Tapi tetep aja, kemenangan Jerman bikin saya jadi antusias nonton Piala Dunia setelah sebelumnya sempet ilfil gara-gara Prancis takluk di tangan Senegal :D. Oh iya, karena skor spektakuler itu pula, hattrick-hero pertandingan itu, Miroslav Klose, spontan menjelma menjadi cowok terganteng di mata saya. Tapi predikat pemain Jerman terganteng itu kemudian beralih ke Michael Ballack. Kenapa? Karena waktu itu temen saya udah ada yang ngefans banget sama Miro, jadi saya harus beralih, dan Michael Ballack-lah yang jadi sasaran saya.
Sampe sini ngerasa aneh? Well, ikutin terus.
Kecintaan (kalau itu bisa disebut cinta) pada Ballack berlanjut bahkan saat dia harus absen pas final Piala Dunia 2002 lawan Brazil di Yokohama, saat Jerman harus kalah 2-0 karena (menurut banyak orang) Ballack nggak ada. Lalu saya masih inget, pasca Piala Dunia, Ballack main di Bayern Muenchen setelah dibeli dari Bayer Leverkusen. Naaaah... masalahnya saya baru tahu setelah Muenchen kalah lawan Deportivo La Coruna dan Roy Makaay-nya di Liga Champion, ternyata Ballack sudah punya anak! Sebenernya sih nggak masalah kalau aja dia udah nikah. Tapi masalahnya dia dan ceweknya itu hanya berstatus zusammenleben dan punya anak. Mungkin bisa ditebak, otak anak SMP saya yang masih sangat ketimuran itu langsung korslet. Shock parah. Ditambah kekalahan Muenchen dari si Depor, saya pun bertekad: ogah ngefans sama Ballack lagi.
Iseng, temen saya nanya: "trus lo ngefans sama siapa?"
Tanpa dosa, tanpa mikir, tanpa susah-susah saya nyeplos: "Christoph Metzelder..."

Ya, saya tahu dia ganteng. Posenya juga bagus. Tapi kalau Anda berpikir dia model, Anda salah. Aktor, apalagi. Penyanyi, saya langsung nyebur ke selokan terdekat.
Dia pemain bola juga kok. Pemain Jerman juga, posisinya central defender alias Abwehrspieler alias bek tengah. Waktu main di Korea-Jepang 2002, dia memang masih muda banget, masih 21 tahun. Dia 7 tahun main di BV Borussia Dortmund. Waktu saya nyebut nama dia sih, saya emang udah tau kalo si Metze (gitu panggilannya) ini emang punya tampang yang oke banget. Bahkan temen-temen saya yang awalnya meragukan pun setuju kalau Metze ini ganteng dan bahkan lebih ganteng dari Ballack. Kalau Anda merasa kami ini dangkal banget, tolong mengerti bahwa kami masih SMP yang suka histeris liat pemain bola yang ganteng (meskipun mungkin nggak jago-jago banget).
Anyhoo, dari Metze inilah saya akhirnya ganti haluan ngefans ke Borussia Dortmund. Saya masih inget banget waktu itu tim ini masih punya Jens Lehmann, Tomas Rosicky, Stefan Reuter, Sebastian Kehl, Torsten Frings, Ewerthon, Jan Koller, plus pelatih Matthias Sammer. Mulai dari sini, saya mulai ngikutin kiprah si BVB ini. Sulit banget buat saya untuk nggak ketawa inget kenangan-kenangan saat nonton pertandingannya Borussia Dortmund. Mulai dari Metze yang hidungnya patah pas lawan Energie Cottbus sampe harus pakai topeng di pertandingan berikutnya, trus sikap suka-nggak suka sama si Tomas Rosicky, si Jan Koller yang jadi kiper gara-gara Jens Lehmann kena kartu merah padahal jatah ganti pemain udah habis, trus Metze yang cedera lamaaaa banget (2 tahun!), trus diangkat jadi kapten dan Rosicky jadi wakilnya. Belum lagi pas Jens Lehmann pindah ke Arsenal, Dortmund kena krisis gara2 nggak lolos Liga Champions, gosip-gosip soal transfer pemain, Matthias Sammer pindah klub dan diganti sama Bert van Marwijk, Jerman yang gagal di Euro'04, trus Metze yang akhirnya comeback setelah cedera lama, belum lagi kebiasaan saya yang tiap kali ke warnet selalu ngesave gambar Metze dalam berbagai pose (sekarang harta karun saya itu ada di komputer saya yang lagi koma karena rusak dan belum sempet diperbaikin), udah gitu saya juga pernah salah baca berita, katanya Metze itu gay-lah, gosip soal siapa pacarnya lah... bwaaah, pokoknya banyak banget lah cerita masa sekolah saya soal Christoph Metzelder, BV Dortmund dan timnas Jerman saat masa sekolah dulu.
Sekarang BV Dortmund sendiri udah nggak sama susunan pemainnya kayak dulu waktu saya SMP. Lehmann ke Arsenal trus pensiun, Rosicky ke Arsenal, Frings ke Muenchen trus balik ke Bremen (klub lamanya sebelum ke Dortmund), dan Metze terdampar di klub sesat bernama Real Madrid (ironi besar buat saya karena Real Madrid adalah klub yang paling saya tidak sukai di muka bumi ini) dan saya masih terus berdoa dia akan kembali ke Dortmund, Kehl dan Dede sampai sekarang masih di Dortmund. Walaupun begitu, saya masih suka ngikutin berita soal Dortmund dari internet maupun dari tabloid sepakbola, dan kadang-kadang berkhayal gimana kalau line-up BVB yang dulu disatukan kembali... :D
kali ini saya punya cerita,, judul sementaranya "The Cursed Gift". saya nggak bisa cerita banyak soal cerita saya ini... tapi saya membuat cerita ini hanya untuk reminder buat saya bahwa saya pernah merasakan bagian manis-dan-agak-cheesy dari cerita saya ini. saya nggak bisa menjanjikan untuk menunjukkan cerita ini ke semua orang, ataupun memberitahu kapan kira-kira cerita saya selesai... tapi saya mohon doanya pada siapapun yang membaca postingan blog ini, semoga saya segera dapat banyak ide buat menyelesaikan mahluk satu ini, hehehehe...
ISTP - The "Craftsman" Jungian Personality Types (Free Test)
ISTPs are adventurous and independent. They like to figure out how things work. They have great mechanical and technical skills. They live in the "here and now" which makes them adaptable and spontaneous. They like to keep busy and are action-oriented. ISTPs thrive on new and exciting situations.
Famous ISTPs
Real ISTP People
Alan Shepherd - astronaut
Antony Worrall Thompson - British celebrity chef
Bruce Lee - martial artist, actor
Burt Reynolds - actor
Charles Bronson - actor
Chuck Yeager - U.S. Air Force officer
Clint Eastwood - actor and director
Frank Zappa - guitarist
James Dean - actor
John Malkovich - actor
Judy Finnigan - British TV star
Katharine Hepburn - actress
Keith Richards - English guitarist/singer
Michael Jordan - athelete (basketball, baseball)
Robin Cook - British politician
Tom Cruise - actor
Zachary Taylor - American President
Fictional ISTPs (Characters)
Archibald "Harry" Tuttle - Brazil movie
Blondie - The Good, the Bad and the Ugly
Boba Fett - Star Wars
Brett - Alien
Butch Coolidge - Pulp Fiction
Elvira Hancock - Scarface
Han Solo - Star Wars
Hedda Gabler - Hedda Gabler play (Ibsen)
John Milner - American Grafitti
Maggie Fitzgerald - Million Dollar Baby
Verna - Miller's Crossing
ISTP Career Matches
ISTPs are often happy with the following jobs which tend to match well with the Craftsman/Creator personality.
Athlete
Business Analyst
Computer Specialist
Construction Worker
Computer Programmer
Carpenter
Driver
Detective
Dental Hygienist
Engineer
Entrepreneur
Electrical Engineer
Forensic Pathologist
Farmer
Firefighter
Human Resources
Marketer
Motorcyclist
Military
Mechanic
Project Manager
Police
Probation Officer
Pilot
Paramedic/EMT
Steelworker
Systems Analyst
Scientist
Sales Representative
Transportation Operative
Technical Specialist
Selain itu gue juga ngambil tes ini:
Verbal/Linguistic 85%
Interpersonal 45%
Intrapersonal 45%
Logical/Mathematical 30%
Bodily/Kinesthetic 30%
Musical 20%
Visual/Spatial 20%
Naturalist 10%
Verbal/Linguistic Intelligence Multiple Intelligences (Free Test)
People with Linguistic intelligence love and are talented with words. They enjoy reading, writing and learning languages. They have an ability to teach and explain things to others. They learn best by reading, taking notes and going to lectures.
Common Characteristics
Notices grammatical mistakes
Often speaks of what they have read
Likes to use "fancy" words
Loves word games
Cherishes their book collection
Easily remembers quotes and famous sayings
Likes puns and rhymes
Enjoys writing
Enjoys foreign language
Always enjoyed English class
Career Matches
Writer (any type)
Editor
Public Speaker
Politician
Preacher
Teacher
Journalist
Broadcaster
English / Writing Tutor
Actor / Actress
Tapi satu hal yang membuat saya bersimpati pada karakter ini adalah karena ada satu sisi dari karakter ini yang sedikit mengingatkan saya akan apa yang selama ini saya cari—dan kebetulan dicari pula oleh Diaz. A place to fit in. Walaupun berasal dari keluarga konglomerat, namun Diaz, kedua orang tua dan kakaknya memutuskan untuk hidup sebagai ‘orang biasa’ dan tidak menjadi bagian dari golongan socialite seperti sepupu-sepupunya yang lain. Rasa minder yang terkadang menggerogoti Diaz membentuk kepribadian Diaz yang introvert, kaku dan workaholic agar bisa mendapat pengakuan dari orang lain bukan karena dia berasal dari keluarga besar yang terpandang, namun karena dia mempunyai kompetensi yang tidak sembarangan. Rasa minder itu membuat Diaz akhirnya mencari sebuah tempat yang tepat, yang bisa menerima dia apa adanya, dan mampu menghargai dia tanpa atribut keluarga besarnya.
Saya—anehnya—mencari hal yang sama. Selama ini saya bertemu dengan banyak orang, mengalami banyak peristiwa yang secara tidak langsung menempa kepribadian saya seperti yang sekarang ini: a bitter realistic, an imaginative day-dreamer, an observant geek. Saya bangga dengan diri saya, itu jelas. Tapi sejujurnya saya harus mengakui bahwa ada saat-saat tertentu di mana saya merasa minder dan merasa diri saya inkompeten dalam bidang apapun. Ada kalanya saya merasa saya tidak mampu menjadi ‘seseorang’, dalam artian seseorang yang mempunyai hal yang spesial dalam dirinya. Sudah sering saya mencoba menunjukkan pada dunia bahwa saya pun punya sesuatu yang istimewa dari diri saya, namun terkadang saya lelah dan berpikir untuk menjadi pribadi yang plain, yang selama ini terlihat di luar. Tak jarang saya bertanya sendiri, apakah belum cukup yang saya lakukan selama ini sehingga orang-orang tidak bisa melihat bahwa saya pun bisa menjadi ‘seseorang’ yang dapat diterima?
Saya tahu, perjalanan saya masih terlalu panjang. Kepribadian saya akan terus ditempa oleh peristiwa dan tantangan yang datang di hidup saya. Saya juga sadar tidak semua orang dapat menerima proses yang tengah saya jalani ini, namun pengalaman saya sudah mengarahkan saya untuk menutup telinga dari tudingan sumir yang mungkin pernah diucapkan orang-orang di sekitar saya dan menganggap bahwa mereka tidak mengenal saya dengan baik, sehingga memiliki impresi yang salah terhadap saya. Yang bisa saya lakukan—seperti yang pernah diberitahu oleh teman saya—adalah melanjutkan hidup dan membuktikan bahwa apa yang mungkin ‘ditudingkan’ pada saya tidak benar. Yang bisa saya lakukan adalah melangkah dengan elegan untuk terus mencoba untuk menunjukkan siapa diri saya yang sebenarnya ke dunia, sekaligus terus mencoba menjadikan diri saya sebagai a better person, mengingat saya memiliki terlalu banyak kekurangan yang saya harap bisa terkikis seiring berjalannya waktu nanti.
“I’m only a man in a funny red sheet, looking for special thing inside of me…” (Superman-Five for Fighting).
To you whose hands probably the best hands I have ever seen
To you whose smile sticks in my memory
To you who let me knock your heart and let me in
To you who hold me tight and makes me feel nothing could go wrong in this world
To you who makes me smile, cry, laugh, mad
To you who assures me that one of the man's sexiest organs is his brains
To you who cares, who loves, who adores
Loving you is the best chance I've ever had
Knowing you is the best thing I've done
Letting you in into my heart is the best decision I've made
Dream of you is the best dream I've dreamt
I was definitely the luckiest person in this world to have you as a lover,
I was so lucky, that even Heaven envies me
Heaven has waited for you since the day you were born
It can wait any longer to let you in
God Himself wants to hold you
He is impatient to have you in His arms
So there you are...
Heaven is surrounded by the happiness as you finally come in
God smiles when He sees you and holds you in His arms
Now you're in the safest place where nothing can bother or hurt you
So I got nothing to regret cos' I know you're in the best place
I don't care when somebody says you're lost
You're still the best hero to me...
Now goodbye, be good up there
Wait for me, I don't know when my time is
But I promise we'll meet each other once more someday, for eternity...
But now I do need is someone whom I can count on. I need someone there for me, not asking me what’s going on, not telling me off what I should/shouldn’t do. All I need now is someone to talk to about things other than my problem, cos I’ve grown tired myself and I don’t know how to cope up with this anymore. But please don’t even try to give me advice, cos I want to solve it by myself, I want to make my own decision, I want to be wounded and I want to heal myself. Questions, advices, lectures, pities won’t help. Talk to me, laugh with me, but don’t remind me about it.
Readers, you may laugh but I burst into tears as I finish wrote this post..
Why you’ve changed
Why you’ve seemed to forget me. Forget us. Forget our relationship. Forget our love.
Why you don’t become the man with whom I fall in love. Become the man I cherish. Become the man who fascinates me with his intelligence, his charm, his attitude. The man whose smile knocks me off my feet. The man whom I see first when I start dreaming at nights. The man who makes me happy.
The man I’ve loved and probably I will always love.
I have wondered why. Now there’s no need to ask for I have found the answer.
It’s ME
Yes I’m the one who cause it. I’m the one who destroy our love. I’m the one who ruins everything. I’m the jerky-ass. I ruin our love not because I have an affair nor I ignore you. No. Not that.
I’m ruining this with my attitude. My silly, unimportant attitude. For being too needy. For being a self-centered person, only thinking about myself, my own feeling. Whereas I should know, it
takes two to tango. It always does.
And for all the mess I’ve caused, I’ve had my punishment. I’m counting the days until you leave me in regret and grief. Please note, when I say ‘regret’, doesn’t mean I regret what we’ve been through. I never regret anything about you, about this doomed relationship, nor about our love.
What I regret is I fail to provide you happiness. There’s no need to have pity on me, nor should you forgive me.
This is the punishment I got to take.
Fare thee well, Querido. I know you’ll find the happiness I fail to provide, because you deserve it. You will always have my heart. My prayer. My love.
Dalam postingan kali ini gw mau bergosip. Serius. Literally. Jadi kalau ada yang merasa malas membaca postingan kali ini, it’s your choice.
Oke, jadi gini ceritanya. Gw punya seorang teman perempuan, sebut saja U. Dia lebih muda dari gue 2 tahun dan baru saja merayakan ultahnya yang ke-18 beberapa hari lalu. Dia masih sekolah, kelas 3 SMA jurusan IPA di sebuah sekolah negeri. Sejak gw mengenal dia medio September 2005 lalu, gw sudah melihat bahwa U ini punya kecenderungan untuk ‘nakal’ (ya, lihatlah tanda kutip itu dan kamu akan mengerti maksud saya) yang gw rasa sih menunjukkan kalau dia adalah pribadi yang labil. Bayangkan saja, seminggu sekali dia bisa ganti pacar seperti ganti pakaian dalam, Saudara-saudara! Dan saat punya pacar, kegiatan yang dia dan pacarnya lakukan selalu ‘aktivitas kelas berat’ (sekali lagi, lihat tanda kutip untuk mengerti maksud kata-kata gw).
Pertemanan gw dan dia terjalin kurang lebih 1, 5 tahun. Gw mulai jarang bertemu dia saat gw kelas 3, tepatnya lagi pas semester 2 karena selain harus fokus pada UAN, SPMB dan serangkaian tes masuk universitas yang harus gw ikuti, orangtua gw (terutama nyokap gw) meminta (baca: melarang) gw untuk terlalu sering main sama dia karena khawatir gw tertular bad influence.
Saat gw masuk kuliah sampe sekarang, gw udah nggak pernah ketemu sama dia. Meski begitu gw masih sempat mendengar kabar dia masuk salah satu SMA negeri bahkan masuk jurusan IPA (yang bagi gw agak mencengangkan, karena pasca UAN SMP dia ngaku NEMnya cuma 21 koma sekian dan bilang kalo dia mau nyuruh babehnya nyogok biar nilai NEMnya naik. Well, wallahu alam.)
Kemudian gw ‘berjumpa’ lagi dengan dia di Facebook. Tadinya sih gw berpikir dengan dia masuk SMA dia sudah agak sedikit berubah lebih baik dari waktu jaman dia SMP. Namun ternyata gw salah besar. Sepertinya dia nggak berubah tuh! Nah yang agak geli adalah dia sempat bilang ke gw kalo dia mau masuk UI. Sebagai bagian almamater UI tentu gw mendukung dong—siapa sih yang nggak bangga kalo ada yang mau masuk universitas tempat kita kuliah—dan mengatakan “gw tunggu lo di UI, biar kita sama-sama punya yellow jacket”
But then, looking at how she’s livin la vida loca…
Tiap malem nongkrong kiri-kanan, clubbing sana clubbing sini…
Havin’ fun like with her mates like there’s no tomorrow…
My my my… I remember the time when I was at her age, wishing the same thing, and remembering what I’ve done to make it come true, ‘till now…
Sorry lady, if you don’t change your way of life, I’m not sure you’re gonna make it.
The girl fell into the silent before she replied "I dunno. It's up to you. But if you ask me, I'd love to have a english novel. *smiles*"
"An english novel" said he.
"Or," she said "I'd love to have Sitta Karina's Seluas Langit Biru. With that, I'll complete my Hanafiah Saga. But it is kinda rare nowadays, I guess"
"Well I'll try to figure out" he said.
But now the girl finally realizes what she wants as a birthday present. What she wants is that her man who has her heart, whom she loves, will be on her side when the birthday come.
What the girl wants is that he knows that she'll do anything to keep their relationship.
What the girl wants is not that he'll forgive her,cos she knows she doesn't deserve forgiveness for she had been a silly asshole jerk all this time. She wants him to see that she has will to change herself. To make things right
What the girl wants is not a diamond ring (she has already got one as her 19th bday gift last year; she puts it on her right ringfinger everyday and only takes it off when she goes to bathroom). Nor she wants another jewellery.
What the girl wants is not even an English book nor Sitta Karina's work.
What she wants is that he'll be safe and sound, to be perfectly healthy, to be the man she recognizes as the man she loves. To be mentally and physically good. To show his boyish smile she adores. To show his intelligence she admires.
What she wants is he puts his faith once more on here. Cos once she has it back, she'll never let go.
By doing irrational things and fooling around
I've had a doubt on you
Don't give a complete faith you've tried to have from me
Yes, I'm the jerk since the 1st time
I should've known better in this matter
I should have more faith in you more than I have in anyone else
So if you want to say that I'm the jerk, I won't deny.
I've ruined this by my silly attitude
I won't beg you to forgive me
Because I'm not sure if I'm worth the forgiveness
I've lost my chance to have it...
Cuups,
-lariza oky adisty-
Jadi ceritanya begini, gw punya seorang teman pria, kita sebut saja Mr. X yang gw kenal di Kansas dua tahun lalu, saat ia mengunjungi senior-senior gw. Dari situ terjalinlah pertemanan. Nah, ternyata eh ternyata saat gw liburan semester kemarin dia mengatakan bahwa dia baru saja jadian sama seorang temen gw yang lain (kebetulan mereka berdua kenal atas jasa Friendster, Facebook dan ehm… gw) Gw pikir awalnya: ‘oh oke, kayanya bakal cocok laa’. Tapi kemudian beberapa minggu kemudian, mereka putus, saudara-saudara! Dan mulailah Mr. X curhat secara rutin dengan gw via Yahoo! Messenger. Mr. X bercerita tentang perasaannya, juga selalu memberikan info pada gw kalau ada kontak dalam bentuk apapun dengan teman gw, seolah-olah kontak dengan teman gw itu sama dengan kontak dengan penghuni planet Mars yang harus dilaporkan ke semua orang. Sebagai pihak yang dicurhatin, jelas gw memberi saran, bertanya, bahkan memberikan kata-kata penghiburan pada beliau.
Sampai tadi malam.
Gw agak malas merekonstruksi bagaimana kejadian awalnya. Tapi yang pasti, dalam sesi chat tadi malam gw sempat bercerita pada dia soal gosip (ingat kata ini. Tolong) yang pernah gw dengar yang gw ga tau apa itu betul ato nggak. Mr. X ngamuk dan memaki-maki temen gw ini lewat status Facebook dengan sebutkan “dasar munafik!” Gw ga tau gimana kelanjutannya tapi tadi pagi ternyata gw mendengar kabar bahwa katanya gw memberitahu sebuah berita ke Mr. X yang seolah-olah itu adalah kebenaran! Bingung? Begini contohnya:
Gw: Eh gw denger gosip si Acul gay lho!
Midun: Ah masa?
Besoknya
Acul: Kata Midun lo bilang gw gay ya?
Jadi gitu kira-kira. Jadi rupanya si Mr. X ini mengkonfirmasi ke temen gw soal GOSIP itu, seolah-olah apa yang gw katakan itu bener-bener sebuah berita yang orisinal, Sodara-sodara!
WTF?!
Sampai akhirnya gw dan temen gw bicara langsung, gw konfirmasi semua-mua hal yang dikatakan ke Mr. X soal hubungan mereka, gw tanya yang ini bener ato nggak, yang itu bener ato nggak, trus kejadian yang begini sebenarnya gimana, kejadian yang begitu sebenernya gimana, sampe akhirnya gw sampai pada kesimpulan…
Mr. X lebay.
Gw juga nggak tahu apa sebenernya yang mendasari dia kaya gitu, cuma yah, menurut beberapa teman gw yang juga tahu masalah ini, Mr.X itu LEBAY karena BAWA-BAWA GW! Kalo ngutip kata-kata seorang temen gw:
“Sebenernya sih masalah dia masih sayang, ato gimana kan itu urusan dia, derita dia, tapi ngapain juga dia bawa-bawa lo!”
Well. Jadi, ya udahlah yaaa…. Untuk sementara YM gw set di invisible mode dulu, bahkan tadi dia udah gw sindir di status gw:
“Lain kali kalo punya masalah selesaiin sendiri ya, jangan tanya gw trus gw yang disalahin. Maldicíon…”
Gini yaaa… awalnya gw mau denger curhat Mr. X dan orang-orang lain yang pernah curhat sama gw itu bukan karena gw mau ikut campur ato sok tau, tapi gw cuma pengen mendengar! Karena gw beranggapan, mungkin kalo org tersebut curhat sama gw dia akan merasa sedikit lebih baik. Tapi GW GA SUKA KALO GW DIBAWA-BAWA DALAM MASALAH ORANG ITUUU!!! Ga sukaaaa!!!
Apalagi gw mulai merasa ‘kok gw jadi ngurusin hubungan mereka sih?’, padahal gw juga punya pacar, punya hubungan yang juga harus diurusin, aduh Gusti…
Mr. X, lain kali kalo emang mo nyusahin nggak usah curhat ke gw ya…
1.
tan muchos errores que he hecho,
con todo he intentado mi mejor para guardar este gusto dulce del amor permanezco
me y mis debilidades, intento para colocarse siempre al lado de usted
¿Pero quién son yo, y para cuál es ése está, si no es yo usted necesidad?
2.
Si usted es una ilusión,
Entonces viviré en ella sinceramente
porque es usted quién guarda mi golpeo del corazón
Quién deseo acariciar
De quién dolor intento besar lejos
3.
Demasiadas veces que le he oído el compartir de su dolor,
ahora ellas son las mías también
Y mis rasgones, las doy para usted
Para estar triste algo más allá de mi comprensión
para ser lastimada por la mina de la cicatriz definitivamente no
Si intento curar, ¿Le curará también?
4.
Apesadumbrado no puedo ahorrarle, ni le curo
Intentaba, pero ahora sé I' el ll nunca batió algo más allá de mi comprensión
¿Y quién son yo, forzándole a barrer las memorias dulces que usted entonces ha tenido detrás?
Todo esperanza de I que puedo hacer es ser la persona que camina además de usted a partir de este día
all this poems were translated by: http://babelfish.yahoo.com
Dan selama dua hari pencarian ini, gue akhirnya bener-bener mengalami sendiri betapa susahnya nyari kerja di Jakarta!
"Mwahahaha, naif banget lo!"
Yayayaya, gue tau pasti ada aja orang yang bakal ngomong kaya gitu. I won't blame them. The point is, selama ini gue hanya mendengar bahwa di Jakarta bahkan di Indonesia, cari kerja itu susah tanpa ngalamin sendiri. Jadi gue nggak pernah tau seberapa susahnya. Nah sekarang, setelah gue 'terjun' sebagai job-seeker, kini gue bisa merasakan bahwa sungguh susah cari kerjaan yang cocok buat gue (apalagi gue masih kuliah). Tapi.. yah, I just try to look at the brightside. Berkat pengalaman cari kerja ini, finally gue udah punya blue-print surat lamaran dan CV dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, serta bisa sedikit berharap walaupun mungkin saat ini gue nggak keterima, tapi mudah-mudahan aja CV gue disimpen di data base lembaga-lembaga penyedia lowongan itu. Dan yang paling penting gue udah punya pengalaman nyari kerja, jadi kalau saatnya tiba untuk nyari kerja lagi (the real one), I won't be shocked anymore!
Pffiuuu....
Hanya berselang 1 atau 2 jam stelah posting perdana, I'm back again with new post. Kalau td gw hanya berdua dgn ade gw gara-gara bonyok gw pergi ke kondangan, nah sekarang anggota keluarga gw sudah lengkap kembali. Namun sayang, nyokap gw pulang membawa 'berita buruk' (at least untuk gw),yaitu ada sodara gw yang mau datang!
Shoot.
Well, FYI, today is my mom's birthday. Harusnya kan gw, bokap, nyokap, sama ade gw just stay at home, nonton TV (yg dilakukan dgn terpaksa mengingat acara di TV swasta makin bikin ambeien aja--kembaliin TV kabel uaaa!!), another activity as a family. Tapi ternyata rencana tinggal rencana. And the worst part is, karena rencana ini, nyokap gw langsung heboh nyuruh gw buat beresin rumah,nyapu,dan segala macam aktivitas lainnya, dan gw melakukannya dalam keadaan BELUM MANDI dan itu terjadi PUKUL 3 SORE. Rencana gw untuk mandi setelah nyokap gw pulang pun tertundalah....
*pikiran licik muncul
Gimana ya kalo tiramisu yg jadi kue ultah nyokap gw diumpetin aja
*muka iblis
Kwekwewww....
Well, hari Minggu begini, di saat org banyak berjalan-jalan,saya terdampar di rumah bersama anak kecil yg berstatus sebagai ade gw di rumah,berdua,basi...karena nyak babeh sedang menghadiri kondangan...:'(

